Battery Energy Storage System (BESS) adalah sistem penyimpanan energi listrik yang menggunakan baterai untuk menyimpan energi listrik dari sumber energi yang berfluktuasi, seperti energi terbarukan (surya dan angin), dan melepaskannya saat dibutuhkan.

Perencanaan tenaga listrik adalah proses merencanakan pengembangan sistem energi listrik untuk memenuhi kebutuhan secara efisien dan berkelanjutan. Ini melibatkan analisis permintaan, pemilihan teknologi, dan pengaturan jaringan untuk memastikan pasokan listrik yang handal dan ramah lingkungan.

Smart grid adalah sebuah sistem distribusi energi listrik yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, keberlanjutan, dan interaksi antara penyedia energi, konsumen, dan sumber energi terbarukan.

Prakiraan beban dalam ketenagalistrikan adalah perkiraan atau estimasi dari jumlah energi listrik yang akan dikonsumsi oleh suatu wilayah atau sistem dalam periode waktu tertentu. Hal ini sangat penting dalam perencanaan dan pengelolaan sistem tenaga listrik karena memungkinkan penyedia listrik untuk, kapasitas Pembangkitan, Stabilitas Jaringan, Efisiensi Operasi dan Integrasi Energi Terbarukan.

Perdagangan karbon (carbon trading) merupakan kegiatan jual beli kredit karbon (carbon credit), di mana pembeli menghasilkan emisi karbon yang melebihi batas yang ditetapkan. Kredit karbon (carbon credit) adalah representasi dari ‘hak’ bagi sebuah perusahaan untuk mengeluarkan sejumlah emisi karbon atau gas rumah kaca lainnya dalam proses industrinya. Satu unit kredit karbon setara dengan penurunan emisi 1 ton karbon dioksida (CO2).
